Sejarah Sekolah

SEJARAH SMA NEGERI 4 MADIUN TAHUN 1982-2019

     Pada tahun 1982 lahirlah sebuah lembaga pendidikan yang bernama SMA Negeri Penunjang Vilial SMA Negeri 2 Madiun, dengan Kepala Sekolah Bapak Soerono. Beliau Memberikan tugas kepada bapak Tirto, BA yang pada waktu itu Wakil Kepala Sekolah di SMA Negeri 2 Madiun, untuk memimpin atau sebagai PLH di SMA Negeri Penunjang. Pada waktu itu masuk sore yang tempatnya masih bergabung di SMA Negeri 3 Madiun di Jl. Suhud Nosingo, tepatnya mulai bulan Juli tahun ajaran baru 1982 sampai bulan Oktober 1982. Pada bulan Nopember 1982 sudah pindah di Jl. Serayu, dan bisa masuk pagi.

   Sekolah yang memiliki sebanyak 3 kelas untuk kelas satu, fasilitas semuanya masih terbatas, oleh sebab itu pulang sekolah siswa-siswa diajak masuk sore untuk kerja bakti memperbaiki jalan, meratakan tanah yang masih menumpuk untuk membuat lapangan upacara, membuat lubang tanaman, mencari pupuk kandang dengan gerobak. Siswa-siswi perintis ini bekerja keras dengan suasana penuh kegembiraan dan keikhlasan. Pagar pembatas sekolah pun belum ada, hanya bambu-bambu kecil bekas bangunan BLP gedung timur sekolah yang sekarang Politeknik. Pada bulan Oktober 1983 terbitlah SK Kepala SMA Negeri 4 Madiun atas nama bapak Soeparin, BA. Karena peralihan nama SMA Penunjang menjadi SMA Negeri 4 terjadi saat itu, maka akhirnya hari jadi SMA Negeri 4 Madiun jatuh pada bulan Oktober 1983.

   Pada masa kepemimpinan bapak Soeparin, BA pembenahan lingkungan SMA Negeri 4 Madiun mengalami perubahan yang sangat pesat, walau guru, karyawan, sarana dan prasarana masih sangat kurang. Dimulailah pembangunan pagar keliling, penambahan ruang kelas, ruang laboratorium, mushola, perpustakaan dan ruang yang lain, penanaman pohon pelindung penyejuk lingkungan. Perlu diketahui, pembibitan pohon trembesi yang sekarang rimbun itu, dulu berasal dan biji trembesi generasi SMP Negeri 4 Madiun, yang disemai pada tahun 1984.

Pada waktu peresmian berdiri tahun 1983 itu, SMA Negeri 4 Madiun memiliki 6 kelas yang terdiri dari 3 kelas untuk kelas 1 dan 3 kelas untuk kelas 2. Beliau adalah sosok pemimpin yang patut diteladani dan bukan ditakuti. Dalam prinsip kehidupannya, beliau mengatakan “Hidup ini kita jalani bagaikan air mengalir saja.”

   Tahun 1989 bapak Soeparin, BA pensiun, diganti oleh bapak Tirto, BA yang sebelumnya adalah kepala SMA Negeri 1 Magetan. Karena bapak Tirto, BA adalah seorang seniman dan seorang kyai, maka beliau berharap membawa siswa-siswi SMA Negeri 4 Madiun ke suasana islami. Penghijauan dan keindahan serta kenyamanan lingkungan sekolah mendapat perhatian istimewa.

    Mulai dari pembuatan kolam dan tebing sepanjang hampir 20m, semua dikerjakan oleh pegawai sekolah sendiri. Karena kalau diborongkan pasti sangat mahal. Dibuat pula taman-taman di depan setiap kelas yang dikerjakan oleh siswa-siswi pada sore hari, bahkan malam hari. Suasana islami dimulai dengan keharusan bercelana panjang bagi siswa putri dan putra pada waktu olahraga. Di masa kepemimpinan bapak Tirto, BA juga ada beberapa siswa yang dikeluarkan, termasuk ponakan bapak Tirto sendiri.

Ibu dan bapak guru yang pertama kali ditempatkan di SMA Negeri 4 Madiun sebagai perintis serta membantu proses pelaksanaan belajar mengajar yaitu:

Bp. Tirto, BA                               Bp. Hadjar Erdianto                             Ibu Dra. Ermas

Bp. Broto Kusumo                       Bp. Soewignyo (Alm.)                          Ibu Tatik

Bp. Drs. Dwiyono                        Bp. Sumardi (Alm.)                              Ibu Siti Suharsi (TU) (Alm.)

Bp. Yono (Alm.)                          Ibu Niken Widyawati                            Bp. Didik Riyanto (TU)

                                                                                                               Bp. Moh Effendi (Penjaga Sekolah) (Alm.)

Urutan Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Madiun tahun 1983-2016 adalah sebagai berikut:

Tahun 1982 – 1983 PLH Bp. Tirto, BA               Tahun 1998 – 2001 Bp. Drs. Hartono H. W

Tahun 1983 – 1989 Bp. Soeparin, BA                Tahun 2001 – 2004 Ibu MA. Praptiningsih S.

Tahun 1989 – 1993 Bp. Tirto, BA                      Tahun 2005 – 2008 Bp. Drs. Sunari, M.Pd

Tahun 1993 – 1996 Bp. Drs. Singgih                 Tahun 2009 – 2018 Ibu Wahyu Astuti Budi, S.Pd, M.Pd

Tahun 1996 – 1998 Bp. Soejoto, BA                  Tahun 2018 - Sekarang dipimpin oleh bapak Drs. Agus Supriyanto, M.Pd

 

   Dalam hal pelaksanaan kurikulum SMA Negeri 4 Madiun, melaksanakan kurikulum sesuai dengan ketentuan Depdiknas. Sejak tahun pelajaran 1994/1995 samapai dengan tahun pelajaran 2003/2004 melaksanakan kurikulum SMU tahun 1994, sejak tahun pelajaran 2004/2005 melaksanakan kurikulum SMU tahun 2004. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) berjalan 3 tahun (tahun 2004/2005 sampai dengan tahun 2006/2007). Sejak tahun pelajaran 2007/2008 SMA Negeri 4 Madiun mulai melaksanakan KTSP (Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan). Kemudian yang terbaru SMA Negeri 4 Madiun telah melaksanakan Kurikulum 2013 sampai sekarang. Selain itu, sistem penilaiannya telah mengaplikasikan E-Raport.

    Penulisan sejarah ini telah dibaca dan direvisi oleh beliau Bp. Soeparin, BA dan Bp. Tirto, BA. Kepada beliau kami ucapkan banyak terima kasih.